Kamis, 13 Mei 2021

SHOLAT IDUL FITRI ALA KAMPUNG KARAMBA

Shalat Idul Fitri Warga Kampung Karamba di tengah pandemi.

Lumajang,13 Mei 2021. Hari kemenangan telah tiba. Warga Kampung Karamba menggelar Shalat Idul Fitri secara sederhana namun mewah. Alas yang berupa banner dan terpal tergelar di sepanjang gang menuju kampung karamba, siap menerima jamaah sholat Ied. Sound System' yang menggelegar pun mengumandangkan takbir dan takmid sepanjang malam dan pagi hari.



Bertindak sebagai imam sholat adalah Bapak Ketua RW yaitu Bapak Saiful Fadholi, Khotib yang menyampaikan hikmah puasa dalam ceramahnya disampaikan oleh Ustad Tasirin Almidy dan Bilal mas Anang Wiyandoko.

Sholat Ied dimulai pukul 05.30 diawali kumandang takbir dan laporan zakat oleh bapak Nanang Sumaryono yang bertindak sebagai pembawa acara. Sebelum sholat dimulai diawali sambutan ketua RW yaitu Bapak Saiful. Setelah itu dilanjutkan dengan sholat Idul Fitri. Khutbah idul Fitri yang mengupas hikmah puasa disampaikan oleh Ustad Tasirin.

Acara ditutup dengan bermaaf-maafan tanpa berjabat tangan. Lalu dilanjutkan dengan bersih-bersih area sholat oleh panitia. Begitulah Sholat Ied ala warga Kampung Karamba yang guyub rukun (red).




Minggu, 09 Mei 2021

PENDISTRIBUSIAN ZAKAT FITRAH TAKMIR MUSHOLLA NURUL MUKHLISIN

TAKMIR MUSHOLLA NURUL MUKHLISIN

PHOTOBOOTH 


Pendistribusian Zakat Warga Kampung Karamba di Tengah Pandemi

(Lumajang, 9 Mei 2021). Di Ramadhan ke 27 ini, Takmir Musholla Nurul Mukhlisin RW V Ditotrunan mendistribusikan zakat kepada para Mustahik Zakat yang ada di RT 01 dan RT 02 RW 05 Ditotrunan Lumajang. Sebanyak 50 Mustahik zakat membawa Kupon zakat fitrah dan diserahkan pada panitia untuk ditukarkan zakat.

Amil Zakat Fitrah

Zakat fitrah dikumpulkan di musholla Nurul Mukhlisin mulai tanggal 27 April 2021 s.d. 7 Mei 2021. Perolehan zakat fitrah untuk beras 690 kg dan uangnya Rp 2.840.000,00 semuanya dibelikan beras. Pendistribusiannya diberikan pada warga RT 01, RT.02, RT 03 dan RT 04  RW 05 Ditotrunan Lumajang.

Acara pembagian zakat diakhiri dengan buka bersama para Takmir Zakat. Semoga zakat bermanfaat bagi warga di masa pandemi ini. (Red)




Minggu, 11 April 2021

TAKMIR MUSHOLLA NURUL MUKHLISIN KAMPUNG KARAMBA GELAR TOMPO POSO

TAKMIR MUSHOLLA NURUL MUKHLISIN KAMPUNG KARAMBA GELAR TOMPO POSO 


Lumajang,11 April 2021. Takmir Musholla Nurul Mukhlisin menggelar selamatan Tompo Poso untuk menandai awal Ramadhan 1442 H.  Banyak warga yang antusias dan gembira dengan acara tompo poso ini. Tahun ini adalah tahun kedua pandemi korona. Tahun lalu tidak dilaksanakan acara Tompo poso. Tahun ini takmir mengadakan acara Tompo Poso kembali. Warga berbondong-bondong membawa berkat selamatan secara sederhana.

Dalam sambutannya Saiful Fadholi ketua takmir Nurul Mukhlisin yang sekaligus ketua RW V Kampung Karamba menghimbau agar masyarakat memakmurkan, dan meramaikan Musholla Nurul Mukhlisin pada saat bulan Ramadhan 1442 H.
Jajaran Takmir


Kondisi Musholla Nurul Mukhlisin bersih dan cantik dengan cat baru. Siap menyambut bulan Ramadhan. Jadwal imam dan Bilal pun sudah tertempel di papan pengumuman.

Marhaban Ya Ramadhan... Marhaban ya Sahrul Siam (Indra,red)






Sabtu, 10 April 2021

Puncak Penghargaan Lomba Rumah Hijau Kampung Karamba

 Puncak Penghargaan Lomba Rumah Hijau Kampung Karamba 

Juara Rumah Hijau

(Lumajang, 11 April 2021) Pembaca yang Budiman dan pegiat lingkungan, Kampung Karamba kembali menggelar acara yang berhubungan dengan kelestarian lingkungan hidup. Kali ini Warga RT.02 RW.05 Kelurahan Ditotrunan Lumajang atau lebih dikenal Kampung Karamba mengadakan Lomba Rumah Hijau loh.


Selasa, 26 Februari 2019

PUISI BAIT PUNGKASAN UNTUK SISWA KELAS XII TP 2018/2019

BAIT PUNGKASAN UNTUK ANAKKU KELAS XII
(MOTIVASI DAN DOA JELANG USBN DAN UNBK)


Nak….
Tiga tahun hampir usai
Tiga tahun hampir berlalu
Masa mu di rumah keduamu ini

Nak..
Masih kuingat saat pertama kau langkahkan kaki
Menapaki gerbang sekolah ini
Dengan wajah kuyu tanpa gincu

Nak…
Esok kau akan berjuang
Memainkan tangan-tangan remajamu di atas tuts komputer
Berpikir keras untuk berjuang meraih kata “KELULUSAN”

Berjuanglah nak…
Raihlah Sembilan di semua mata pelajaranmu
Bayangkan wajah Ibu Bapak kalian
Bayangka wajah guru kalian
Ketika kau persembahkan prestasi gemilang

Jangan sia-siakan waktu yang tinggal menghitung hari
Jangan korbankan masa depanmu yang berarti nanti
Berjuanglah demi almamater tercinta ini
Persembahkan Bintang, Matahari, Bulan untuk Kami
Bawakan harum bunganya jangan durinya


Nak.. ketika kau beranjak pergi
Kami guru-gurumu masih setia di almamater ini
Menjaga almamatermu ini
Sampai datang generasi baru pengganti kalian

Selamat tinggal
Berjuanglah !
SELAMAT MENEMPUH USBN DAN UNBK 2019 UNTUK CIVITAS AKADEMIKA KELAS XII SMKN 2 LUMAJANG

PUISI PERJAMUAN PERKENALAN (ANTOLOGI PUISI RUMAHKU DAN ISTRIKU)


PUISI 11

PERJAMUAN PERKENALAN






Di sudut sekolah
tempat mencari lembaran rupiah
Kita bertemu, Kita mengikat janji
Di mobil menuju ke kota dingin
Saksi perjamuan perkenalan kali pertama

Perkenalan begitu singkat
Kata-kata indah meluncur deras
Menghujam hati sanubari
Hingga luluh melebur jadi Satu

Perjamuan perkenalan ini mengeratkan kita
Berdekapan di bawah hujan
Mengucap kata manis di bawah rembulan
Berjalan beriringan bergandeng tangan

Tak terucap Metafor seperti remaja
Tak terucap Hiperbola manis rayuan
Hanya kepercayaan dua insan
Untuk mengarungi kehidupan

Perjamuan Perkenalan
Mengeratkan hubungan
Akhirnya luluh ke dalam jalinan ikatan
Selamanya

 Lumajang, 5 November 2015

PUISI NYANYIKAN LAGU ITU SEBELUM KUTIDUR, BAPAK (ANTOLOGI PUISI RUMAHKU)


PUISI 2
NYANYIKAN LAGU ITU SEBELUM KUTIDUR, BAPAK



Bapak…
Aku ingat kala itu
Kala masa delapan puluh
Kala kau masih kuat dan muda

Bapak
Sebelum lelap kutidur
Kau selalu di sampingku
Bukan berdongeng tentang si kancil
Tapi bersenandung lagu indah masa kecil

Bapak
Sebelum aku pejamkan mata
Mengusai hari-hari pagiku
Kau selalu memelukku
Sambil bernyanyi dengan suara sederhana
Dari hati

Bapak
Dari pagi hingga petang
Aku bermain tiada pernah lelah
Berlari dan bernyanyi dengan riang
Dengan teman sepermainan

Bapak
Ketika sang mentari beranjak pergi
Tirai gelap mulai menurun
Kau nina bobokanku
Dengan senandungmu

Nyanyikan lagu itu lagi Bapak
Sepanjang usiaku
Agar aku tetap mengenangmu
Walau nanti suratan kita harus berpisah

Terimakasih lagunya Bapak
Lagu pengantar masa kecilku
Hingga kini aku dewasa
Lagu itu tetap melekat di jiwa          

Lumajang, 5 November 2016